Jumat, 27 Januari 2012

Rumus if dalam Excel

Fungsi logika IF

Fungsi logika tentunya sudah pada tahu sejak sekolah SD, antara lain
= sama dengan
> lebih besar
>= lebih besar sama dengan
< lebih kecil
<= lebih kecil sama dengan
<> tidak sama dengan
Perhatikan struktur rumus if dibawah ini
=if(logika,TRUE/benar,FALSE/salah)
=if(10>0,”benar”,”salah”)

hasilnya benar
Struktur di atas pada contoh baris ke-2 cara membacanya, jika 10 lebih besar dari 0, maka diisi benar, kalau tidak berarti diisi salah
Silahkan dicopy paste ke Excel rumus baris 2 tersebut
Tanda “>” bisa diganti-ganti dengan <, <>, =, >= dan lain-lain
Jangan lupa dihapalkan: jika logika….. maka….., kalau tidak…..

Rumus IF Excel dasar

Gambar rumus if Excel dasar
Gambar satu
Tabel pertama. Isilah angka pada kolom A dan B seperti di gambar, kemudian pada sel C1 isi dengan rumus
=IF(A1>5,A1+B1,A1*B1)
Copy sel C1 yang berisi rumus if tesebut ke bawah sampai sel C3, maka hasilnya seperti dalam gambar satu.
Dari rumus di atas kalau di baca, jika sel A1 lebih besar dari 5, maka diisi A1+B1, kalau tidak diisi A1*B1
Silahkan di ganti pada kolom warna kuning dengan angka antara 0-9, perhatikan perubahan pada kolom C
Tabel kedua. Isilah pada sel C6 sampai C8 dengan rumus
=IF(A6=”",B6,A6*B6)
Ket: tanda “” artinya kosong, atau sel tidak ada datanya.
Rumus if tersebut membacanya: jika sel A6 sama dengan kosong, maka diisi sel B6, kalau tidak maka diisi A6*B6
Cobalah pada kolom warna hijau dengan mengganti angkanya atau dihapus. Perhatikan perubahan pada kolom C
Tabel ketiga. Isilah pada sel C11 sampai C13 dengan rumus
=IF(A11=”",”",A11*B11)
Membacanya : jika sel A11 sama dengan kosong, maka dikosongkan, kalau tidak maka A11*B11

Rumus IF Excel bertingkat

Tabel pertama. Perhatikan dan buatlah tabel seperti pada kolom A dan B seperti gambar di bawah ini:
Gambar rumus if Excel bertingkatIsi pada sel C2 (di bawah warna kuning) dengan rumus sebagai berikut:
=IF(C1=1,A1+B1,IF(C1=2,A2+B2,A3+B3))
Gantilah pada sel C1 (warna kuning) dengan angka 1 s/d 4. Maka sel di bawahnya akan berubah.
Rumus ini bertingkat (majemuk), untuk lebih memahami strukturnya, maka dibaca
Jika sel C1 (kolom kuning) sama dengan 1, maka diisi A1+B1
jika sel kuning sama dengan 2, maka diisi A2+B2
kalau tidak maka diisi A3+B3
Tabel kedua. Isilah pada sel C6 dengan rumus if
=IF(C5=”",”",IF(C5=1,A5+B5,IF(C5=2,A6+B6,A7+B7)))
Rumus sama yang tabel pertama, cuma ditambahi ekspresi logika jika sel C5 kosong, maka diisi kosong
Jika sel C5 (kolom kuning) sama dengan 1, maka diisi A5+B5
jika sel kuning sama dengan 2, maka diisi A6+B6
kalau tidak maka diisi A7+B7
Tabel ketiga. Isikan pada sel C9 rumus if di bawah ini
=IF(C9=”",”",IF(C9=”office”,A9+B9,IF(C9=”excel“,A10*B10,A11*B11)))
Formula ini sama contoh tabel kedua. Perbedaannya pada nilai TRUE dan FALSE yang diganti dengan kata. Gantilah pada kolom kuning dengan kata “excel” atau “office” atau hapuslah. PERHATIKAN perubahannya.
Yang perlu diperhatikan, jumlah kurung buka dan tutup harus sama. Dan rumus if bertingkat bisa banyak tingkat, boleh dikatakan samapi bertingkat-tingkat, atau tumpuk undung (jawa) :lol:

Cara mengaktifkan macro Excel

Untuk bisa menjalankan macro Excel, maka security Excel harus dinonaktifkan dulu, baru deh bisa mencoba-coba membuat if lewat macro. Untuk mengaktifkan macro Excel, langkahnya

Mengaktifkan macro Office Excel 2007

  1. Klik Office Button, pilih Office Option (paling bawah), kemudian klik tombol Trust center.
  2. Selanjutnya Trust center settings… Pilih Macro settings
  3. Centang Enable all macros (not recomended…. (paling bawah)
  4. Klik Ok, Ok, tutup Excel dan buka lagi, selesai.

Mengaktifkan macro Office Excel 2003

  1. Dari Menubar pilih Tools, Macro, pilih Security….
  2. Pilih Low (not recomended) yang paling bawah
  3. Klik OK, Excel tutup dulu baru buka lagi.

Rumus IF dalam Macro Excel

Agar tidak terlalu panjang artikelnya, langsung to the point saja ya, silahkan dimodifikasi, yang penting dasar-dasarnya bisa dimengerti. Masuk ke VBE Excel yuk, biar cepat tekan Alt+F11 pada keyboard. Selanjutnya dari Menubar, klik Insert, pilih Module. Struktur rumus IF melalui macro sebagai berikut
Sub IF_dasar()
If logika Then
True/benar
Else
False/salah
End If
End Sub
Ketiklah dalam Module 1 kode di bawah ini
Sub coba1()
If Range(“A1″) = 1 Then
Range(“B1″).Select
ActiveCell.FormulaR1C1 = 100
Else
Range(“B1″).Select
ActiveCell.FormulaR1C1 = “Salah/False”
End If
End Sub
Keterangan: Jika sel A1=1, maka sel B1 diisi 100, kalau tidak maka diisi Salah/FALSE
Untuk menjalankan, pastikan kursor berada dalam kode macro di atas, kemudian tekan F5. Silahkan lihat pada sheet Excel hasilnya.
Rumus IF bertingkat lewat macro Excel
Sub coba2()
If Range(“A5″) = 1 Then
Range(“B5″).Select
ActiveCell.FormulaR1C1 = 100
Else
If Range(“A5″) = 2 Then
Range(“B5″).Select
ActiveCell.FormulaR1C1 = 200
Else
Range(“B5″).Select
ActiveCell.FormulaR1C1 = “Office Excel”
End If
End If
End Sub
Struktur IF bertingkat lewat macro ini bisa di ganti dengan Select Case, lebih efisien dan mudah dipahami. Kayaknya tidak bisa sekalian dikupas pada artikel ini, lha ternyata membuat tutorial rumus IF Excel lebih rumit daripada membuat Propenil :roll:
Dalam pembuatan Program Pengolah Nilai sekolah saya juga banyak menggunakan rumus if. Variable FALSE dan TRUE bisa diisi dengan rumus, AND, OR, VLOOKUP dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar